STP MBR (Membrane Bio Reactor) dan STP Extended Aeration adalah dua teknologi pengolahan limbah domestik yang paling sering dibandingkan. Keduanya sama-sama sistem lumpur aktif, tapi MBR menggantikan tangki sedimentasi dengan modul membran. Mana yang lebih cocok untuk proyek Anda? Simak perbandingannya.
STP Extended Aeration
- Teknologi konvensional yang sudah teruji puluhan tahun, biaya investasi awal lebih rendah
- Membutuhkan tangki sedimentasi terpisah untuk memisahkan lumpur dari air olahan
- Kebutuhan lahan/ruang instalasi lebih besar dibanding MBR
- Kualitas air olahan baik, tapi belum sejernih hasil filtrasi membran
STP MBR
- Kualitas air olahan jauh lebih tinggi, bebas padatan tersuspensi karena disaring membran mikrofiltrasi/ultrafiltrasi
- Tidak butuh tangki sedimentasi terpisah, sehingga footprint instalasi lebih kecil
- Air hasil olahan bisa langsung dimanfaatkan kembali (recycle water) untuk flushing atau irigasi
- Biaya investasi awal lebih tinggi dibanding Extended Aeration, dan membran perlu perawatan berkala
Kapan Memilih yang Mana?
Pilih Extended Aeration kalau lahan tersedia cukup luas dan tidak ada kebutuhan khusus untuk daur ulang air. Pilih STP MBR kalau lahan terbatas (misalnya gedung bertingkat di kawasan padat), atau Anda butuh kualitas air olahan setara air bersih untuk didaur ulang kembali.
Konsultasikan kebutuhan STP Anda di +6282395815252